Wednesday, March 01, 2006

Tantangan Burung Hantu

Lagi lagi airlines....yup, karena saya memang gatal melihat situasinya.
Siapakah vendor sistem untuk information technology di industri ini?
Rata rata masih diperoleh dari luar negeri. Jika jumlah penumpang domestik saja berjumlah 4 juta pertahun, maka minimum uang yang terbang keluar secara kasar dapat mencapai 2 juta- 2.5 juta USD per tahun. Ini minimum loh...karena hanya untuk sistem reservasinya saja, belum untuk sewa jaringan dan sistem lain.
Kenapa tidak di provide dari dalam negeri?
Saya juga bertanya hal yang sama. Memang industri ini memiliki karakteristik sendiri dan proses bisnis yang berbeda dengan industri lainnya. Tapi saya tidak yakin kalau tidak ada yang sanggup.
Fakta bahwa kawan kawan saya, engineer engineer Bandung beberapa kali mengerjakan order desain struktur dari perusahaan manufaktur pesawat. Bukan main main, offshoring kali ini tidak melulu mempertimbangkan cost namun juga reliabilitas dan kualitas dimana safety concern sangat kental.
Apakah ada willingness dari pelaku industri untuk memulai memakai produksi dalam negeri?
Memang sulit mengukur komparasi secara kapabilitas dengan produk luar yang kadang over spesification untuk kebutuhan domestik. Namun bukankah kita tau adanya learning curve? kalau tidak ada yang memulai, lalu kapan belajarnya akan dimulai?
Jika ada yang berani, saya tantang anda untuk bersama sama saya membangunnya!!
Saya tunggu jawabannya.
=

0 Comments:

Post a Comment

<< Home