Tuesday, March 21, 2006

Pakai F-117 Stealth dalam Marketing

Pernahkah anda mencoba terbang kedaerah USA tanpa diketahui oleh radar? Pesawat F-117 yang memiliki kemampuan berkelit dari radar tercipta atas usaha untuk tidak terlihat masuk kedalam daerah musuh.
itulah sebenarnya potret sistem manusia saat ini. Sistem manusia dipenuhi oleh radar radar yang langsung mem-filter semua bentuk advertising yang mencoba masuk kedalam pikirannya. Informasi yang diterima bergantung kepada atribut yang dimiliki oleh spokesperson:
- Credibility
- Believability
- Familiarity
Berangkat dari ketidak percayaan atas kredibilitas informasi yang disampaikan ditambah keruwetan dan banyaknya informasi yang berseliweran dapat membuat respon pertama dari audiens berupa penolakan. Baik dalam bentuk switching channel TV atau apapun.
Nah..., bagaimana dapat memasukkan pesan ke dalam sistem manusia (audiens) tanpa tertangkap oleh radar mereka? Stealth Marketing berangkat dari penolakan atas teori hierarchical effect response model. Bahwa proses dalam manusia tidak melulu melewati model tersebut. Bentuk yang dapat dipakai dalam stealth marketing berupa:
- Brand Pusher
- Viral Marketing
- Cameo
Cameo inilah yang akhir akhir ini marak digunakan selain viral marketing dengan mengemukanya blog (spt saya ini) dan mailing list. Cameo dapat masuk melalui film, lagu bahkan dalam ulasan2 cerita yang tanpa tersadar akan diterima oleh audiens.
APakah semua brand atau kategori produk dapat menggunakan ini?Ternyata tidak. Ada persyaratan yang harus dipenuhi. (dan silahkan berpikir sendiri).
Saya lebih tertarik membahas bagaimana menaklukan wanita pujaanku tanpa melalui pintu depan. Diam diam, pelan pelan, merasuk dan merebut hatinya, bahkan tanpa tersadar olehnya bahwa itu semua adalah sponsored message:D.
=

0 Comments:

Post a Comment

<< Home